Mahasiswa STEI Hamciba Raih Juara 1 Hackathon Nasional 2026
Tim mahasiswa S1 Teknik Informatika berhasil menyabet juara pertama dalam kompetisi Hackathon Nasional 2026 yang diikuti 150 tim dari seluruh Indonesia.
Baca selengkapnya →Membangun Generasi Digital Unggul, Berintegritas, dan Berdaya Saing Global
Kabar & kegiatan terbaru dari kami
Tim mahasiswa S1 Teknik Informatika berhasil menyabet juara pertama dalam kompetisi Hackathon Nasional 2026 yang diikuti 150 tim dari seluruh Indonesia.
Baca selengkapnya →Penandatanganan MoU antara STEI Hamciba dan PT Telkom Indonesia membuka peluang magang dan rekrutmen bagi mahasiswa program studi informatika.
Baca selengkapnya →STEI Hamciba membuka pendaftaran beasiswa unggulan bagi mahasiswa berprestasi dengan kuota 50 penerima. Pendaftaran ditutup pada 30 September 2026.
Baca selengkapnya →STEI Hamciba menggelar workshop intensif tentang Internet of Things dan Kecerdasan Buatan yang diikuti 100 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa.
Baca selengkapnya →Sekolah Tinggi Elektronika dan Informatika Hamciba (STEI Hamciba) adalah perguruan tinggi swasta yang telah berdiri sejak tahun 1998 dan berfokus pada bidang elektronika, informatika, serta teknologi terapan. Kampus ini berlokasi di Jl. Sudirman No. 7, Yogyakarta, sebuah kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan dan budaya di Indonesia. STEI Hamciba hadir untuk menjawab kebutuhan industri akan tenaga kerja terampil di bidang teknologi informasi dan elektronika yang terus berkembang pesat. Dengan akreditasi B untuk institusi dan sebagian besar program studinya, STEI Hamciba terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui kurikulum berbasis kompetensi, praktik laboratorium, dan magang industri.
Keunggulan akademik STEI Hamciba terletak pada pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Setiap program studi dirancang dengan porsi praktik yang besar, didukung oleh laboratorium modern seperti Lab Jaringan Komputer, Lab Mikrokontroler, Lab Robotika, dan Lab Multimedia. Dosen-dosen di STEI Hamciba tidak hanya akademisi, tetapi juga praktisi industri yang membawa pengalaman nyata ke ruang kelas. Mahasiswa juga didorong untuk mengikuti sertifikasi keahlian seperti CCNA, MCSA, dan Adobe Certified Associate, yang meningkatkan daya saing lulusan di pasar kerja.
Fasilitas unggulan yang dimiliki STEI Hamciba antara lain perpustakaan digital dengan akses jurnal internasional, ruang kelas ber-AC dengan proyektor, laboratorium komputer dengan spesifikasi tinggi, serta akses internet cepat di seluruh area kampus. Terdapat juga pusat karier yang membantu mahasiswa dalam penempatan kerja dan magang. Prestasi mahasiswa pun tidak diragukan lagi; mereka rutin memenangkan kompetisi tingkat nasional seperti Kontes Robot Indonesia, Gemastik, dan hackathon. STEI Hamciba juga menjalin kerja sama dengan lebih dari 50 perusahaan teknologi untuk program magang dan rekrutmen lulusan.
Komitmen STEI Hamciba terhadap kualitas pendidikan diwujudkan melalui sistem penjaminan mutu internal yang ketat, evaluasi kurikulum secara berkala, dan peningkatan kualifikasi dosen. Institusi ini juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti pelatihan literasi digital untuk guru dan UMKM di Yogyakarta. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, STEI Hamciba terus berupaya menjadi perguruan tinggi unggulan yang menghasilkan lulusan siap kerja, berintegritas, dan mampu bersaing di era digital.
STEI Hamciba didirikan pada tahun 1998 oleh Yayasan Pendidikan Hamciba, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial. Pendirian institusi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan tenaga ahli di bidang elektronika dan informatika seiring dengan pertumbuhan industri teknologi di Indonesia pada akhir dekade 1990-an. Pada awalnya, STEI Hamciba hanya membuka program studi D3 Teknik Elektronika dan D3 Manajemen Informatika dengan jumlah mahasiswa perdana sebanyak 45 orang. Kampus pertama berlokasi di sebuah gedung sederhana di kawasan Gejayan, Yogyakarta, dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Memasuki tahun 2000-an, STEI Hamciba mulai berkembang pesat. Pada tahun 2003, institusi ini mendapatkan izin untuk membuka program studi S1 Teknik Informatika, yang disusul dengan pembukaan program studi S1 Sistem Informasi pada tahun 2007. Jumlah mahasiswa terus meningkat, sehingga pada tahun 2010, STEI Hamciba membangun kampus baru di Jl. Sudirman No. 7, Yogyakarta, dengan fasilitas yang lebih lengkap. Pada tahun 2012, STEI Hamciba meraih akreditasi B dari BAN-PT untuk institusi, dan sejak saat itu terus berbenah diri meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Milestone penting lainnya terjadi pada tahun 2015 ketika STEI Hamciba menjalin kerja sama dengan Cisco Networking Academy dan Microsoft IT Academy, yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan sertifikasi internasional. Pada tahun 2018, STEI Hamciba meluncurkan program studi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, yang semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan. Hingga saat ini, STEI Hamciba telah meluluskan lebih dari 5.200 alumni yang tersebar di berbagai perusahaan teknologi, perbankan, instansi pemerintah, dan wirausaha. Banyak alumni yang telah menduduki posisi strategis, seperti IT Manager, Software Engineer, dan Network Administrator di perusahaan ternama.
Pencapaian signifikan juga terlihat dari prestasi mahasiswa dan dosen. Pada tahun 2021, tim robotik STEI Hamciba meraih juara 2 Kontes Robot Indonesia tingkat nasional. Pada tahun 2023, dosen STEI Hamciba mendapatkan hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk pengembangan sistem IoT untuk pertanian presisi. STEI Hamciba terus berkomitmen untuk mengembangkan diri, memperluas jaringan, dan meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat bersaing di tingkat global.
Visi STEI Hamciba adalah menjadi perguruan tinggi unggulan di bidang elektronika dan informatika yang menghasilkan lulusan profesional, inovatif, dan berdaya saing global pada tahun 2035, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Visi ini mencerminkan tekad institusi untuk terus berinovasi dalam pendidikan teknologi, sejalan dengan perkembangan Industri 4.0 dan Society 5.0. Untuk mewujudkannya, STEI Hamciba menetapkan lima misi utama yang menjadi pedoman dalam setiap kegiatan akademik dan non-akademik.
Misi pertama, menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri, diimplementasikan melalui kurikulum berbasis kompetensi, praktik laboratorium, dan sertifikasi keahlian. Misi kedua, mengembangkan penelitian dan inovasi, diwujudkan dengan adanya pusat penelitian di bidang IoT, kecerdasan buatan, dan keamanan siber. Misi ketiga, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dilakukan melalui pelatihan literasi digital untuk guru dan UMKM, serta penerapan teknologi tepat guna di desa-desa. Misi keempat, membangun kemitraan strategis, tercermin dari kerja sama dengan lebih dari 50 perusahaan dan institusi pendidikan. Misi kelima, menumbuhkan budaya akademik yang menjunjung integritas dan kewirausahaan, diwujudkan melalui program inkubasi bisnis dan kegiatan organisasi mahasiswa. Dengan implementasi yang konsisten, STEI Hamciba optimis dapat mencapai visinya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
STEI Hamciba telah meraih akreditasi B untuk institusi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan Surat Keputusan No. 1234/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2020. Sebagian besar program studi juga telah terakreditasi B, seperti D3 Teknik Elektronika, D3 Manajemen Informatika, S1 Teknik Informatika, dan S1 Sistem Informasi. Program studi D4 Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak masih dalam proses akreditasi dan ditargetkan meraih akreditasi B pada tahun 2026. Akreditasi ini menjadi bukti komitmen STEI Hamciba dalam menjaga kualitas pendidikan dan layanan akademik.
Untuk memastikan mutu pendidikan terus meningkat, STEI Hamciba memiliki Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bertugas mengawasi dan mengevaluasi standar akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. LPMI menerapkan siklus penjaminan mutu PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sesuai standar nasional pendidikan tinggi. Evaluasi kurikulum dilakukan setiap dua tahun dengan melibatkan alumni, pengguna lulusan, dan pakar industri. Selain itu, STEI Hamciba secara rutin mengikuti audit mutu internal dan eksternal, serta melakukan benchmarking ke perguruan tinggi lain. Upaya peningkatan kualitas juga dilakukan melalui pelatihan dosen, modernisasi laboratorium, dan pengembangan sistem informasi akademik terintegrasi. Dengan demikian, STEI Hamciba berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan relevansi pendidikannya.
Menjadi perguruan tinggi unggulan di bidang elektronika dan informatika yang menghasilkan lulusan profesional, inovatif, dan berdaya saing global pada tahun 2035, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan teknologi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Pilihan program unggulan yang tersedia
Program vokasi 6 semester yang menghasilkan ahli madya di bidang elektronika, kontrol, dan instrumentasi. Lulusan siap bekerja sebagai teknisi elektronika, operator produksi, atau teknisi maintenance di industri manufaktur dan otomasi. Terakreditasi B.
Program vokasi 6 semester yang membekali mahasiswa dengan keterampilan pengelolaan sistem informasi, pemrograman web, dan basis data. Lulusan dapat berkarir sebagai programmer, administrator basis data, atau staf IT support. Terakreditasi B.
Program sarjana 8 semester yang fokus pada pengembangan perangkat lunak, kecerdasan buatan, dan keamanan siber. Lulusan siap menjadi software engineer, data scientist, atau konsultan IT. Terakreditasi B.
Program sarjana 8 semester yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan proses bisnis. Lulusan mampu merancang dan mengelola sistem informasi enterprise, serta berkarir sebagai system analyst atau IT project manager. Terakreditasi B.
Program sarjana terapan 8 semester yang menekankan praktik pengembangan perangkat lunak skala industri, DevOps, dan pengujian perangkat lunak. Lulusan bergelar S.Tr.Kom. dan siap bekerja sebagai full-stack developer atau QA engineer. Dalam proses akreditasi.
Program sarjana 8 semester yang mempelajari infrastruktur TI, komputasi awan, dan keamanan jaringan. Lulusan dapat berkarir sebagai network engineer, cloud architect, atau IT security analyst. Terakreditasi B.
Sarana & prasarana penunjang pembelajaran